JANGAN MAIN HUJAN NANTI DEMAM !

JANGAN MAIN HUJAN NANTI DEMAM !
Musim hujan tiba lagi. Pasti kita teringat kata orang-orang tua :Jangan main hujan , nanti demam !!!

Benarkah terkena air hujan akan menyebabkan kita demam? Semestinya wujud hubungkait antara cuaca sejuk dengan demam, tetapi bukan secara langsung. Seseorang itu perlu dijangkiti kuman terlebih dahulu untuk menunjukkan gejala sesuatu penyakit.

Demam adalah keadaan peningkatan suhu badan daripada suhu normal 36 – 37oC. Peningkatan suhu badan adalah salah satu daripada cara sistem pertahanan badan menentang jangkitan kuman. Walaubagaimanapun, dalam keadaan tertentu seperti kuman yang terlalu kuat (virulent), suhu badan akan naik terlalu tinggi dan boleh menyebabkan komplikasi.

Apakah yang menyebabkan kita demam setelah terkena hujan?
Apabila badan terkena hujan, suhu badan akan menurun sedikit. Jika keadan pakaian seseorang itu basah lencun dan terdedah dalam tempoh yang lama di bawah hujan lebat, suhu badan akan turun lebih rendah hingga boleh menyebabkan hipotermia.
Hipotermia akan menyebabkan gangguan kepada fungsi tubuh, termasuk terhadap sistem pertahanan badan. Kuman-kuman yang sudah sedia ada di dalam badan akan meneruskan serangan terhadap sistem pertahanan badan dan seterusnya mengakibatkan peningkatan suhu badan (demam).

Selain itu, semasa suhu badan menurun, salur darah akan mengecut untuk mengelakkan kehilangan haba daripada badan dan memastikan suhu badan kembali ke tahap normal. Pengecutan salur darah di bahagian hidung dan saluran pernafasan akan menyebabkan hidung tidak dapat menapis kuman dengan efisyen. Lendir di dalam salur pernafasan juga tidak dapat mengalir dengan lancar dan menganggu proses penyingkiran kuman dari sistem pernafasan.
Inilah yang sebenarnya menyumbang kepada demam.

Hujan adalah rahmat, bukan penyebab penyakit .

source: ROOT OF SCIENCE http://rootofscience.com/blog/2017/kesihatan/perubatan/jangan-main-hujan-nanti-demam-betul-ke/

Advertisements

Air Mata

So Which Blessings of Your Lord Will You Deny~?

“Sad people love the rain. Because they are no longer crying alone….” ~Unknown

Dalam episode kehidupan ini, pasti ada masa-masa di mana kita merasa terpuruk dan berduka. Hari-hari di mana kita merasa bahwa inilah hari terburuk sepanjang sejarah perjalanan hidup kita.

Saat-saat di mana rasa sedih, kecewa, terluka, putus asa dan tak berdaya lebur menjadi satu. Di mana tak ada lagi air mata tersisa, hanya kehampaan yang menyesakkan dada.

To be honest, I’ve been there. Those days when my world feels crumbled and fell apart in a blink of eye. When I was at the lowest point of my life. When I was overwhelmed with grief. When I was almost give up on myself.

View original post 996 more words

CERITA TENTANG CINTA DAN WAKTU

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak :
ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.

Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan.

Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu. “Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta. “Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan, “perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini.” Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi.

Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan! Tolong aku!”, teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. “Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!”, teriak Cinta. “Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini.” sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. “Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu,” kata Cinta. “Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…” kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, “Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!” Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.

Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu.

Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu. “Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu.” kata orang itu.

“Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku” tanya Cinta heran.

“Sebab,” kata orang itu, “hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu ……”

MENCARI CAHAYA ATAU DERITA

Ramai orang tidak perasan perkara ini.

Kunci keberkatan hidup. Bagi anak lelaki dengan mak ayah, bagi isteri ialah restu daripada suami. Dan kebahagiaan suami isteri membawa kepada keberkatan famili.

Dan yang paling besar yang perlu kita cari adalah keberkatan dari Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Ramai tidak perasan formula simple ni tapi sangat luar biasa.

Bila hati kita tidak tenang, masalah datang bertubi-tubi dalam banyak aspek kehidupan tak kisahlah hidup berumah tangga ke single, Allah SWT beri “signal” dan ingatan kepada kita dalam banyak cara.

Kadang-kadang, Dia beri ingatan kepada kita berkali-kali tapi tidak sedar. Ramai tidak sedar yang dia semakin jauh dari Tuhan. Ada Tuhan tetapi ‘touch and go’ bila perlu sahaja. Bukan jauh hanya dari segi konon aku solat (apatah lagi tidak), tapi jauh dari redha dan kasih sayang Dia.

Tanda-tanda Dia tidak gembira dengan kita? Dia beri kita hidup tidak tenang. Ada harta, ada duit tapi tidak tenang. Apatah lagi tidak ada semua tu, lagilah tidak tenang. Hidup sentiasa takut. Takut rugi, takut gagal serta hidup dalam ketakutan dan kerunsingan.

Dan hidup kita “kebocoran” juga bila kita hidup penuh kemarahan. Setiap hari kita marah orang. Allah SWT tengok, Allah SWT perhatikan dan ia juga menjadi tarikan lebih banyak perkara yang akan menaikkan kemarahan.

Saya cakap ini sebagai ingatan buat diri saya. Bila kita buat apa yang Allah SWT suka, Dia akan uji juga tapi ujian dalam kasih sayang. Tapi jika buat apa yang Dia tidak suka, Dia mungkin akan beri juga tapi dalam keadaan murka dan jadikan kita menderita, bukan di dunia tapi di sana. Sebab ‘tu kita sentiasa doa bila baca Al-Fatihah dalam solat. Minta Dia tetapkan diri kita sentiasa dalam petunjuknya dan jalanNya.

Dan jangan lupa juga bersedekah. Kalau boleh ada yang sedekah atau perkara baik yang kita buat, kita sembunyikan kerana ia akan buat Allah SWT dan Rasulullah SAW lebih sayang. Kata guru saya, “kadang-kadang “tabung” yang kita kurang isi bukanlah tabung masjid, tetapi tabung rohani kita.”

Kita mungkin bersedekah sebab nak orang nampak. Kita mungkin nak cerita semua kebaikan kita kepada seluruh dunia tetapi kita missed tentang betapa sakitnya “jiwa” kita bila ia tidak diisi dengan keikhlasan perhubungan denganNya tanpa diketahui sesiapa kecuali kita denganNya. Belajar agama nak orang nampak, mengaji nak orang dengar, sedekah nak dunia tahu. Jiwa dan rohani kita semakin sakit. Hidup dalam kebanggaan akan mengundang kemurkaan.

Buat Rasulullah SAW gembira bukan hanya dengan berselawat. Rasulullah SAW suka orang yang tenang, orang yang berbuat baik kepada orang lain, orang yang tidak marah. Jika Rasul SAW suka, pasti Allah SWT akan suka kita. Itu kunci barokah! Wallahu A’lam.

#IngatanBuatDiri
#AzizanOsman
#ManusiaBiasa

SUMBER :
oleh Team Richworks pada
10 October 2017

ISTRI AKU TIDAK CANTEK LAGI

Suatu ketika datang seorang pemuda berjumpa dengan Imam Shafie. Pemuda itu mengadu kepada Imam Shafie bahawa dia belum juga lama berkahwin dan mendapati istrinya sudah tidak cantik lagi dipandang olehnya.

PEMUDA:
Isteri saya sgt cantek saya pandang pada mula saya berkahwin, tapi kenapa dalam waktu sekejap sahaja kecantikan isteri saya itu hilang ya?

IMAM SHAFIE :
Kamu ingin istri kamu cantek seperti dulu lagi kan ?

PEMUDA :
Ya

IMAM SHAFIE :
Beginilah !
Tundukkan kepala kamu dari melihat apa yg tidak halal bagi kamu selama sebulan.

Setelah mendengar apa yg diberitahu oleh Imam Shafie itu pemuda tersebut segera mematuhi apa yang di katakan Imam Shafie. Pemuda tersebut kemudiannya sgt patuh menundukan pandangannya dari melihat perkara-perkara yang tidak halal untuknya lihat.

Sebulan kemudian pemuda tersebut bertemu kembali dengan Imam Shafie.

IMAM SHAFIE :
Bagaimana sekarang, istrimu sudah kelihatan cantik apa tidak?”

PEMUDA :
MASYAALLAH wahai Imam, memang benar skali istri aku kembali cantek dan sgt cantek aku pandang.

IMAM SHAFIE:
Yang sebenarnya, istri kamu itu tidak berubah, namun ketika kamu menjadi suami atau lelaki yang sering melabuhkan atau mendaratkan pandanganmu kepada wanita-wanita yang belum halal dan tidak halal untukmu, MAKA ketika semakin sering kamu melihat perempuan-perempuan itu, MAKA ALLAH telah cabut kenikmatan pandangan kamu melihat yang halal, cuma ya ada kenikmatan melihat yang haram.
ITULAH sebab kenapa kamu melihat istri kamu biasa2 saja dan tidak cantek.

AKAN tetapi ketika kamu patuh meninggal melihat yang haram dan hanya melihat yg halal yakni istri kamu.
Kenikmatan halal itu telah ALLAH kembalikan menjadi nikmat cantek semula dan menjadi lebih cantek dari sebelumnya.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.
SURAH AN NUR AYAT 30

Jadilah Masyarakat yang Membantu berbanding Masyarakat yang Menghukum…

“Allah matikan 23 hambaNya…untuk kembalikan jutaan hati kembali kepadaNya……
.
PUNCAK KEBODOHAN.
.
Harini ada yang minta semua sekolah tahfiz ditutup kerana kes kebakaran pagi semalam. Ini lah jenis pemikiran yang terhasil dari otak manusia yg telah mencapai puncak kebodohan dirinya sndri.

Orang eksiden mati , suruh tutup jalan?

Orang mati lemas , suruh timbus sungai?

Gula penyebab kencing manis , suruh tutup kilang?

Rumah terbakar , suruh haramkan pengunaan gas ?

Tahu tak kita…

Anak kita bermasalah pembelajaran, disiplin akhlak.. kita cari sekolah tahfiz utk daftar anak kita..kot2 boleh berubah!..kita rasa tahfiz ni ada tongkat ajaib…( sangat banyak aku dapat permintaaan begini)

Guru2 tahfiz ni tidak terlatih, hanya gunakan pengalaman belajar dulu..tak kurang ramai jugak yang berjaya menjadi hafiz !

Bisnes kita bermasalah..kita cari sekolah tahfiz ni utk buat solat hajat baca yaasin..kononnya maqbul itu lebih mudah!..apabila Untung kembali..kita sepi seribu bahasa..

Nasi Lemak kita tak habis..kuih pasar malam tak habis..kita sedekah kat sekolah tahfiz ni..yang tak habis baru nak sedekah!

Keluarga kita meninggal..cari sekolah tahfiz utk solat jenazah, buat tahlil..kononnnya lebih afdal!

Tahu tak kita betapa kebanyakan sekolah2 ni berjalan sendirian..berdikari..tok2 guru tebal muka bersusah payah membangunkan tahfiz ni..betapa mereka hingga tahap ini usaha utk bangunkan tahfiz ini!

Tahu tak kita, bukan semua kerajaan bantu sekolah2 ni..banyaknya hanya datang musim pilihanraya!

Tahu tak kita, kebanyakan sekolah tahfiz ni tak ada PIBG…kalau ada pun tak hidup sbb tak komit! Tak glamour..banyak komplen dari membantu!

Tahu tak kita..hampir 30% yuran pelajar dari sekolah tahfiz ni tak berbayar..tapi anak2 ini terus dijaga, dididik ,di beri makan!

Tahu tak kita..betapa susahnya menjaga anak2 bermasalah ini dengan guru2 yang tak terlatih!

Tahu tak kita..betapa Jabatan2 Berkaitan hanya tahu siasat dan tutup apabila jadi kes..tapi tak pernah bantupun sepanjang tahfiz ni beroperasi..lagi mudah niaga goreng pisang banyak skim bantuan ada berbanding buka sekolah agama ni!

Teman..aku tidak bela “Jenayah ” ini sekiranya betul.. kerana bagiku Jenayah ini ada di mana2…di sekolah2 kerajaan… di Asrama Penuh…di MRSM…di Pejabat kita..dlm Keluarga kita..dlm Masyarakat kita..tunggu sehingga dihakimi..yang bersalah pasti dihukum..

Cuma aku pohon..berlaku Adil lah teman..bantulah Institusi ini dengan kepakaran kalian…bukan sekadar menghukum apabila terjadinya kes2 berat ini..

Jadilah Masyarakat yang Membantu berbanding Masyarakat yang Menghukum..

Aku bukan Pengusaha Tahfiz tapi ku punya ramai teman2 jujur yang korbankan hidupnya utk Jalankan Operasi Tahfiz ini..
.
Sumber FB:Wan Rabiatul Arifin

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1171978166235581&substory_index=0&id=814059238694144